Peribahasa Jawa | Pepatah Bahasa Jawa Beserta Artinya

Peribahasa Jawa | Pepatah Jawa Beserta Artinya

Alon-alon asal kelakon.

=> Pelan-pelan saja asal berhasil.

Anak polah bapa kepradah.

=> Tingkah pola anak, orang tua ikut menanggung akibatnya.

Aja dumeh wong gedhe.

=> Jangan mentang-mentang jadi pembesar.

Ambeg parama arta.

=> Gemar memberi sebagai penguasa.

Becik ketitik ala ketara.

=> Berbuat baik ataupun buruk akhirnya ketahuan juga.

Dhemit ora ndulit, setan ora doyan.

=> Lepas dari mara bahaya.

Diwehi ati ngrogoh ampela.

=> Diberi kebaikan, menuntut pemberian lebih (dalam bahasa Indonesia: dikasih hati minta jantung).

Gupak pulut ora mangan nangkane.

=> Capek pekerjaan tidak ada hasilnya.

Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.

=> Di depan memberi contoh, di tengah membimbing, di belakang mendukung.

Jer basuki mawa bea.

=> Setiap keberhasilan dan kesuksesan membutuhkan pengorbanan.

Jamur ing mangsa ketiga.

=> Sesuatu yang mustahil atau sangat langka terjadi.

Kebo nusu gudel.

=> Orang tua yang nurut anaknya.

Kebo kaboten sungu.

=> Lupa daratan.

Kakehen gludhug, kurang udan.

=> Banyak bicara tanpa kenyataan.

Mati siji mati kabeh.

=> Semua yang terlibat harus menanggung akibatnya.

Mangan ora mangan ngumpul.

=> Tetap bersatu, walaupun dalam kemiskinan.

Mikul dhuwur, mendhem jero.

=> Menjunjung tinggi kebaikan orang tua dan merahasiakan keburukannya.

Manunggaling kawula gusti.

=> Sang Pencipta adalah tempat kembali semua makhluk hidup dan kembali kepada Tuhannya.

Nabok nyilih tangan.

=> Memanfaatkan orang lain untuk melakukan sesuatu.

Ngrusak pager ayu.

=> Mengambil istri orang.

Nguyahi banyu segara.

=> Melakukan hal yang sia-sia.

Rawe-rawe rantas malang-malang putung.

=> Maju tak gentar membela yang benar.

Sepi ing pamrih, rame ing gawe.

=> Bekerja dan berkarya tanpa memikirkan imbalan.

Sapa sira sapa ingsun.

=> Janganlah menggurui atau memerintah seseorang tanpa mengetahui tempatnya sendiri.

Udan gemblong omahe wong, udan gaplek omahe dhewe, meksa luwih becik ing omahe dhewe.

=> Sebagus-bagusnya rumah orang, masih lebih bagus rumah sendiri.

Ular marani gebug.

=> Seseoran gyang dikejar-kejar malah mendatangi yang mengejarnya atau seseorang yang berbuat salah, tapi malah mendatangi instansi berwajib.

Ujaring wong pepasaran.

=> Kabar yang tidak tentu kebenarannya.

Witing tresna jalaran saka kulina.

=> Jatuh cinta, dikarenakan terbiasa bersama.


Itulah artikel mengenai Peribahasa Jawa | Pepatah Bahasa Jawa Beserta Artinya, saya harap seluruh uraian diatas dapat memberi dan menambah wawasan bagi anda dan semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk memberikan komentar di kolom yang telah tersedia dibawah dan bagikan ke teman-teman anda bila artikel ini bermanfaat. baik sobat, sampai jumpa lagi di artikel berikutnya.


Previous
Next Post »